Penulis : Ferdy Jemaun
Lembor, InfoMabar,- Karena peran para penjamah makan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat krusial, maka kapasitas mereka harus benar-benar disiapkan dengan matang. Dinkes Mabarpun menggelar pelatihan keamanan pangan siap saji, agar setiap komponen makanan yang disiapkan harus terjamin, baik dari sisi kualitas, kebersihan, maupun keamanan pangan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Ardianus Ojo, yang dihubungi Info Mabar Jum’at (31/10/2025) pagi menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan untuk para penjamah makan dalam program MBG di wilayah Kecamatan Lembor, itu berlangsung di Puskesmas Wae Nakeng, Kamis (30/10/2025).

Kegiatan ini, kata Kadis Adrianus, merupakan langkah strategis dan wujud nyata komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat dalam menjalankan amanat Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 14 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha dan Produk Pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Kesehatan.
Pelatihan ini juga selaras dengan standar untuk memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, khususnya bagi penyedia jasa boga skala menengah yang melayani lebih dari 750 porsi per hari.
Dalam sambutannya, saat membukan kegiatan pelatihan itu, kepada para peserta kegiatan, Kadis Adrianus menekankan betapa krusialnya peran para penjamah pangan dalam kesuksesan program prioritas daerah ini.
“Program Makan Bergizi Gratis adalah program prioritas yang memiliki dampak sangat luas, khususnya bagi peningkatan status gizi anak-anak kita. Untuk itu, kualitas, kebersihan, dan keamanan pangan yang disajikan tidak boleh diabaikan sedikitpun,” tegas Kadis Adrianus.

Ia mengingatkan bahwa makanan bergizi haruslah makanan yang aman. Makanan yang terkontaminasi justru dapat menjadi sumber malapetaka, yang menjadi penyebab Kejadian Luar Biasa (KLB) seperti keracunan massal yang akan mengganggu proses belajar mengajar anak-anak.
“Keselamatan ribuan anak yang mengkonsumsi makanan dari dapur kalian ada di tangan para peserta yang hadir pada hari ini. Ilmu yang didapat hari ini harus diterapkan secara disiplin dalam setiap proses kerja,” pesannya.
Melalui pelatihan ini, para peserta akan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan kritikal untuk menjamin keamanan pangan, yang meliputi:
- Kebijakan Keamanan Pangan Siap Saji
- Identifikasi Cemaran Pangan dan Penyakit Bawaan Pangan
- Pemeliharaan Lingkungan Kerja serta Pengendalian Vektor
- Pembersihan dan Sanitasi Peralatan
- Prinsip Higiene Perorangan
- Tahapan Proses Produksi Pangan Siap Saji yang Aman
Kadis Adrianus berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan menjadi garda terdepan dalam menjamin keamanan pangan untuk anak-anak Kabupaten Manggarai Barat.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Camat Lembor, Raimundus Majar, Kepala Puskesmas Wae Nakeng, Fransiska Ratnawati Babur, dan KTU Puskesmas Wae Nakeng, menandakan dukungan penuh dari seluruh jajaran pemerintah daerah terhadap suksesnya program ini.***


