Home Berita Terkini Pemkab Mabar ‘Welcome’ Untuk Investor, Tapi Indomaret Jangan Masuk Hingga ke Kampung!

Pemkab Mabar ‘Welcome’ Untuk Investor, Tapi Indomaret Jangan Masuk Hingga ke Kampung!

0
724
Bupati Edi (kedua dari kiri) bersama Brand Manajer Indomart, Andika saat pemotongan pita pemberian bantuan renovasi puskesmas Batu Cermin. (Foto : Ferdy Jemaun)
Bupati Edi (kedua dari kiri) bersama Brand Manajer Indomart, Andika saat pemotongan pita pemberian bantuan renovasi puskesmas Batu Cermin. (Foto : Ferdy Jemaun)
Penulis : Ferdy Jemaun

Labuan Bajo, InfoMabar,- Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat membuka pintu selebar mungkin untuk semua investor, termasuk Perusahaan Ritel Indomaret. Tetapi, agar UMKM lokal tetap punya ruang untuk berusaha, maka Indomaret, tidak boleh mengembangkan usaha bisnisnya hingga ke kampung.

Penegasan ini disampaikan Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, saat memberi sambutan pada kegiatan pemberian Bantuan Renovasi Puskesmas untuk UPTD Puskesmas Batu Cermin, yang berlangsung di Aula Puskesmas Batu Cermin, Rabu (14/01/2026) pagi.

Bupati Edi saat menyampaikan sambutan. (Foto : Ferdy Jemaun)
Bupati Edi saat menyampaikan sambutan. (Foto : Ferdy Jemaun)

“Kami ‘welcome’ untuk semua orang yang mau berinvestasi di tempat kami. Karena buat kami, setiap kali ada perjumpaan, berjumpa saja, itu sebuah berkat. Apalagi ada karya setelah perjumpaan itu, maka berkatnya pasti makin berlimpah,” ujar Bupati Edi.

Dilanjutkanya bahwa kehadiran Perusahaan Ritel, Indomaret di wilayah Kabupaten Manggarai Barat, pasti telah dan akan berdampak positif, utamanya dalam mengambil bagian dalam upaya meringankan beban kerja pemerintah, khususnya terkait upaya menurunkan angka pengangguran terbuka.

Dijelaskan Bupati Edi bahwa dirinya dan Wakil Bupati dr. Yulianus Weng, pada tahun 2025 menargetkan angka pengangguran terbuka diangka 3,8 persen. Namun realisasinya, pengangguran terbuka untuk Manggarai Barat pada tahun 2025 ada di angka 3,2 persen.

Selain itu, soal penurunan angka kemiskinan, pada tahun 2025 targetnya adalah 16,7. Tetapi realisasi yang tercapai ada di angka 16,01 persen.

Demikianpun angka pertumbuhan ekonomi. Untuk tahun 2025 target awal pertumbuhan ekonominya adalah 4,9 persen. Memasuki triwulan ketiga tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Manggarai Barat ada di angka 7,92 persen.

“Apa artinya? Sektor usaha telah memberikan kontribusi yang signifikan atas berbagai indikator turunnya angka kemiskinan, turunnya angka pengangguran terbuka serta pertumbuhan ekonomi,” aku Bupati Edi.

Dilanjutkanya bahwa Perusahaan Ritel Indomaret, yang telah mengembangkan usahanya di wilayah Kabupaten Manggarai Barat sejak 6 bulan lalu, turut  berkontribusi dalam berbagai capaian itu.

Sebagai catatan, untuk wilayah Kabupaten Manggarai Barat, Indomaret telah membuka gerainya sebanyak 7 unit di 7 lokasi. Masing-masing unit mempekerjakan karyawan sebanyak minimal 7 orang. Itu berarti Indomaret telah mempekerjakan minimal 49 orang karyawan.

Walau demikian, Bupati Edi tetap memberi peringatan, agar Indomaret tidak boleh mengembangkan usahanya hingga ke kampung.

“Kami tekankan, tidak boleh di kampung-kampung! Kalau di seputaran kota Labuan Bajo ini saja, monggo,” kata Bupati Edi.

Jika Indomaret membuka geraynya hingga di kampung-kampung, tegas Bupati Edi, itu sama dengan Indomaret mematikan pelaku usaha kecil dan menengah.

Selain itu, dengan membuka geray hingga ke kampung, Indomaret akan menciptakan gab ratio dengan UMKM lokal. Jika gab ratio terjadi, maka pasti stabilitas tidak akan bisa terkendali.

“Kalau stabilitasnya tidak bisa terkendali, maka orang tidak punya kenyamanan lagi untuk berinvestasi,” ujarnya.***