Home Berita Terkini Menpar Gelar Diskusi di Kantor Bupati Mabar, Pastikan Pemulihan Labuan Bajo Pasca...

Menpar Gelar Diskusi di Kantor Bupati Mabar, Pastikan Pemulihan Labuan Bajo Pasca Gempa Terintegrasi

0
4
Menteri Pariwisata Republik Indonesia saat berdiskusi bersama Bupati Manggarai Barat dan Wakil Bupati Manggarai Barat. (Foto : Gonzalez)
Oleh   : Gonsalez 
Editor : Hans

Labuan Bajo ; Info Mabar–Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan , Pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata menegaskan komitmennya dalam pemulihan sektor pariwisata Labuan Bajo pasca gempa bumi yang melanda Flores pada 15 Agustus 2026.

Menteri Pariwisata Republik Indonesia saat berdiskusi bersama Bupati Manggarai Barat dan Wakil Bupati Manggarai Barat. (Foto : Gonzalez)

Dikatakannya, dukungan pemerintah tidak hanya terbatas pada sektor pariwisata, tetapi mencakup bantuan sosial, logistik, layanan kesehatan, pemulihan konektivitas dan kelistrikan, perumahan, transportasi, distribusi bantuan, keberlanjutan pendidikan, hingga pemulihan dokumen kependudukan. Sebagai tambahan, Presiden RI telah hadir langsung di wilayah terdampak dan menyalurkan bantuan tambahan sekitar Rp200 miliar.

“Kami Kementerian Pariwisata hadir di Labuan Bajo dengan fokus pada pemulihan dan keberlanjutan sektor pariwisata. Hari ini kami bertemu langsung dengan teman-teman pemerintah daerah, industri, asosiasi, serta para pemangku kepentingan untuk mendengar langsung kondisi dan kebutuhan mereka pasca bencana. Yang paling penting, saya datang di sini untuk mendengar,” tegasnya.

Hal tersebut disampaikanya saat menggelar diskusi strategis bersama Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi dan Wakil Bupati dr. Yulianus Weng, M.Kes,
di Kantor Bupati, Jumat (28/08/2026).

Saat diskusi berlangsung, Menpar Widiyanti menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Flores. Ia menegaskan bahwa pemerintah hadir secara lintas sektor untuk memastikan seluruh aspek kehidupan masyarakat terdampak pulih.

“Pertama-tama saya ingin menyampaikan bahwa kami sangat berduka terhadap korban gempa di Flores. Saya pribadi dan seluruh jajaran Kementerian Pariwisata menyampaikan simpati dan doa kepada semua keluarga yang berduka, saudara-saudara kita yang terluka, yang kehilangan tempat tinggal,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa masukan dari PHRI, ASITA, asosiasi usaha wisata bahari, dan Tirta Wisata telah dicatat dan akan segera ditindaklanjuti. Pemulihan tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas destinasi dan sumber daya manusia.

“Tadi dibahas mengenai pembuatan atau memfokuskan pembangunan daerah-daerah lain di luar Pulau Komodo dan Labuan Bajo, seperti Pulau Kelor dan Goa Rangko. Kami sedang membuat rencana pembangunannya dalam waktu satu tahun sampai lima tahun ke depan dan membuat atraksi-atraksi baru,” jelasnya.

Menteri juga memastikan bahwa aktivitas pariwisata di Labuan Bajo termasuk kawasan Taman Nasional Komodo telah kembali berjalan normal dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kewaspadaan. Melalui Badan Otorita Labuan Bajo, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan ekosistem pariwisata.

“Berbagai masukan yang saya terima hari ini akan kami tindaklanjuti untuk mendukung proses pemulihan dan memperkuat tata kelola. Ada beberapa item terkait pengelolaan akomodasi yang perlu dipastikan. Kami akan bergerak,” pungkasnya.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menyambut baik kehadiran Menteri dan menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat.

Bupati Manggarai Barat saat berdiskusi bersama Menteri Pariwisata Republik Indonesia dan sejumlah pimpinan OPD serta Unsur-unsur Forkopimda Manggarai Barat. (Foto: Gonzalez)

“Terima kasih kepada Ibu Menteri Pariwisata yang hadir di Labuan Bajo, mau mengambil bagian dan merasakan apa yang dialami oleh masyarakat Manggarai Barat dan Flores secara umum terkait dampak gempa bumi yang terjadi 15 Agustus 2026. Fokus kehadiran Ibu Menteri adalah untuk meringankan apa yang dibutuhkan oleh rakyat, khususnya yang terdampak di sektor pariwisata,” ujar Bupati Edistasius.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah bersama seluruh rakyat menyampaikan terima kasih dan berharap pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat di Labuan Bajo.