Penulis : Gonsalez Editor : Ferdy Jemaun
Labuan Bajo, InfoMabar,- Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) resmi menggelar Training Center (TC) atau Coaching Clinic pembinaan bagi guru dan peserta didik Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SD dan SMP. Sebanyak 3 orang tim pengajar dihadirkan dari Klinic Pembelajaran MIPA (KPM) Bogor, Jawa Barat.
Sebagaimana disaksikan InfoMabar, kegiatan Coaching Clinic OSN bagi guru dan murid SD dan SMP, ini berlangsung selama dua hari, yakni 13 hingga 14 Juli 2026, dan dipusatkan di SMP Arnoldus Janssen, Labuan Bajo. Fokus kegiatan ini adalah untuk mematangkan persiapan bagi para pelajar menuju OSN ke tingkat provinsi.

Sebanyak 30 peserta terbaik mengikuti pembinaan ini, terdiri dari 15 siswa jenjang SD (masing-masing 5 siswa per mata pelajaran IPA, Matematika, dan IPS) dan 15 siswa jenjang SMP dengan komposisi serupa. Mereka adalah para juara hasil seleksi tingkat Kabupaten Manggarai Barat yang berhak melangkah ke kancah provinsi.
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Manggarai Barat, Agustinus Gias, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh peserta.
“Hari ini saya melihat wajah-wajah penuh semangat. Wajah-wajah pilihan yang telah membuktikan diri sebagai yang terbaik di Kabupaten Manggarai Barat. Kalian adalah 1 dari sekian ribu siswa yang berhak berada di ruangan ini. Itu adalah kebanggaan luar biasa bagi diri kalian, keluarga, dan sekolah masing-masing,” ujarnya.
Orang nomor satu di dinas PKO tersebut juga mengingatkan bahwa perjuangan para siswa belum selesai dan baru berada di tahap awal. Ia menekankan pentingnya fokus dan keseriusan dalam mengikuti pembinaan.
“Kalian akan menghadapi soal-soal OSN yang tidak lazim ditemui dalam pembelajaran sehari-hari. Soal-soal itu menuntut kalian untuk berpikir kritis, analitis, kreatif, dan tidak hanya sekadar menghafal rumus. Di situlah letak tantangan sesungguhnya. Pertimbangan inilah yang membuat saya merasa penting untuk mengadakan TC bagi siswa/i yang telah berhasil di tingkat Kabupaten dan selanjutnya mewakili daerah kita menuju propinsi,” tegasnya.
Agustinus berpesan agar selama dua hari ke depan, para peserta memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk menyerap ilmu dari para pengajar KPM Bogor yang dinilai sangat berpengalaman.
“Jangan ragu bertanya, jangan takut salah, dan jangan cepat puas. Target kita jelas: Lolos di tingkat Provinsi pada 20 Juli 2026 dan mengharumkan nama kabupaten kita. Tapi ingat, kemenangan sejati bukan hanya soal medali. Kemenangan sejati adalah ketika kalian keluar dari ruang TC ini dengan pola pikir yang lebih tajam, rasa percaya diri yang lebih tinggi, dan semangat pantang menyerah yang membara. Jadikan setiap soal sebagai tantangan yang mengasyikkan, bukan beban yang menakutkan,” pesannya dengan penuh semangat.
Di akhir sambutannya, Kepala Dinas PKO juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada 3 orang Tim Pengajar dari KPM Bogor. “Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesediaan hadir dan membimbing anak-anak kami. Kami percaya sepenuhnya pada kompetensi dan dedikasi Bapak/Ibu sekalian,” tutup Agustinus.
Dengan adanya Coaching Clinic ini, diharapkan para peserta didik dan guru pembimbing semakin matang dalam menghadapi kompetisi serta mampu membawa pulang prestasi gemilang bagi Kabupaten Manggarai Barat di ajang OSN Tingkat Provinsi mendatang.***



