Penulis : Sebinus Abel Editor : Ferdy Jemaun
Labuan Bajo, InfoMabar,- Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menyampaikan sejumlah kabar gembira untuk masyarakat Manggarai Barat, diantaranya adalah jalan lintas utara Flores akan jadi jalan negara dan bantuan kendaraan operasional dari BNPB yang disumbangkan ke Pemkab Mabar.
Dua berita gembira itu disampaikan Bupati Edi di hadapan Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Manggarai Barat pada Rapat Paripurna Ke-3 dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar RAPBD Tahun Anggaran 2027, Selasa (13/10/2026) sore.

“Komisi V beserta seluruh mitra kerja, Ketua Komisi mendorong sekaligus mendukung supaya lintas utara dari Labuan Bajo hingga ujungnya di Flores Timur itu untuk ditetapkan menjadi ruas jalan negara,” ujar Bupati Endi.
Menurut Bupati Edi, perjuangan ini sebelumnya juga ia sampaikan saat Rapat Kerja sekaligus Reses Komisi V DPR RI beberapa hari lalu di Labuan Bajo.
Sementara terkait penyusunan FS (Feasibility Study) untuk jalan lintas utara itu, Bupati Edi menyebut sempat mengalami hambatan di Grup Unika Santu Paulus Ruteng yang semula didorong menjadi mitra. Namun dengan dukungan Komisi V DPR RI, proses tersebut diharapkan kembali berjalan.
Baca : Tinjau Pembangunan Jalan Lingkar Utara Flores, Menko AHY Pastikan Untuk Dongkrak Konektivitas
Khusus untuk jalan lintas utara ini, ketika melakukan kunjungan kerja ke Labuan Bajo beberapa waktu lalu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra), Agus Harimurti Yudoyono, meninjau langsung di sejumlah titik.
Kabar gembira berikutnya yang disampaikan Bupati Edi pada Rapat Pripurna itu adalah terkait Pemkab Manggarai Barat yang baru saja menerima bantuan kendaraan operasional dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Saya pikir ngobrolnya itu ringan, tidak bermaksud apa-apa. Saya bercanda minta kendaraan besar di Kepala BNPB. Puji Tuhan, kendaraannya sudah tiba di kantor BPBD hari Senin yang lalu,” ungkapnya.
Bantuan tersebut berupa 1 unit kendaraan roda 6 (truk) lengkap dengan AC dan 2 unit sepeda motor. Truk tersebut sangat dibutuhkan untuk distribusi logistik bencana.
“Luar biasanya kendaraan ini, walaupun truk tapi di dalamnya lengkap dengan AC. Ternyata bukan hanya manusia yang butuh AC, barang-barang yang dimuat juga dapat rasa dinginnya,” canda Bupati.
Bupati menyebut bantuan ini merupakan bentuk reward atas kinerja pendataan korban bencana gempa 15 Agustus 2026 yang dilakukan secara digital.
“Konon ini salah satu reward karena penyajian data lewat digitalisasi terkait pendataan korban bencana termasuk verifikasi yang kita libatkan personel dari penyuluh KB dan penyuluh pertanian,” jelasnya.
Bupati Edi meyakini akan ada lagi reward dari pusat karena penanganan bencana di Manggarai Barat dinilai baik dan kolaboratif.
“Keyakinan kami akan ada lagi reward karena katanya penanganan bencana kita agak baik. Kita tidak hanya menyerahkan ke BPBD untuk mengurus. Nyaris BPBD di sini hanya mencatat barang masuk dan barang keluar. Yang mendistribusikan melibatkan seluruh unit kerja,” katanya.
Distribusi logistik bencana melibatkan Forkopimda secara aktif, mulai dari Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, KSOP, Kepala Bandara, hingga Kepala Karantina Kesehatan, termasuk menggunakan kendaraan dinas masing-masing.***



