Senin, Juni 8, 2026
BerandaBerita TerkiniBupati Edi Endi Buka Munas VI ASTINDO di Labuan Bajo: Ajak Pelaku...

Bupati Edi Endi Buka Munas VI ASTINDO di Labuan Bajo: Ajak Pelaku Pariwisata Perkuat Kolaborasi Majukan Destinasi Indonesia Timur

Penulis Tian Candra

Labuan Bajo, InfoMabar — Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) ke-VI Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) yang digelar di Golo Mori Convention Center, Labuan Bajo, pada Selasa (28/10/2025). Tahun ini, DPD ASTINDO Nusa Tenggara Timur dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan yang dihadiri para pelaku industri perjalanan wisata dari 29 provinsi di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Bupati Edi Endi menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Munas dan mengajak mereka untuk menikmati keindahan serta keramahan Labuan Bajo. Ia berharap momentum Munas ini tidak hanya mempererat jejaring antar pelaku wisata, tetapi juga memperkuat kolaborasi dalam membangun sektor pariwisata nasional yang berkelanjutan.

“Atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Manggarai Barat, kami menyampaikan selamat datang dan selamat bermunas di Labuan Bajo. Semoga selama di sini, Bapak-Ibu sehat, bahagia, dan membawa pulang semangat baru untuk kemajuan pariwisata Indonesia,” ujar Bupati Edi Endi.

Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memajukan pariwisata. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri, melainkan perlu menggandeng seluruh pemangku kepentingan, termasuk asosiasi seperti ASTINDO.

“Kami sadar, pemerintah tidak bisa lagi tampil sebagai ‘superman’. Hanya dengan kerja kolaborasi dan sinergi, kita bisa membangun pariwisata yang diminati siapa pun,” tegasnya.

Selain berbicara tentang kerja sama di sektor pariwisata, Bupati Edi juga memaparkan langkah konkret pemerintah daerah dalam meningkatkan aksesibilitas udara ke Labuan Bajo. Ia menjelaskan bahwa Pemkab Manggarai Barat bersama Kementerian Perhubungan telah menyepakati dua langkah strategis: peningkatan infrastruktur bandara dan pembangunan terminal internasional baru.

“Landasan bandara saat ini sepanjang 2.750 meter akan diperpanjang menjadi 3.000 meter dan dilebarkan hingga 100 meter. Pemerintah juga menyiapkan lokasi terminal internasional baru di sisi timur bandara, tepatnya di kawasan rumah jabatan bupati dan sekitarnya,” jelasnya.

Langkah ini diambil karena jumlah penumpang di Bandara Komodo sudah hampir mencapai 1 juta penumpang per tahun, jauh melampaui target dalam masterplan yang semula diproyeksikan untuk tahun 2035. Dengan peningkatan ini, kata Bupati, Labuan Bajo diharapkan dapat melayani penerbangan langsung dari berbagai negara seperti Singapura, China, India, dan Korea Selatan.

Menutup sambutannya, Bupati Edi Endi mengajak seluruh peserta Munas untuk menjadikan momentum di Labuan Bajo sebagai awal kolaborasi yang berkelanjutan, serta terus berkontribusi dalam menciptakan pariwisata yang ramah, kreatif, dan berdaya saing global.

“Jangan jadikan ini kunjungan terakhir. Jadikan ini kunjungan pertama yang berlanjut. Mari bersama membangun rumah besar pariwisata Indonesia dari Labuan Bajo,” tandasnya.

Munas ke-VI ASTINDO di Labuan Bajo menjadi wadah strategis bagi para agen perjalanan dari seluruh Indonesia untuk memperkuat sinergi, memperluas jaringan kerja sama, serta merumuskan strategi pengembangan destinasi wisata di era pascapandemi.

 

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments