Kamis, Juni 4, 2026
BerandaBerita TerkiniBupati Edi Ajak Pengurus Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat

Bupati Edi Ajak Pengurus Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat

Penulis: Tian Candra

Labuan Bajo, InfoMabar — Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, secara resmi membuka kegiatan Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Pendamping melalui Dana Dekonsentrasi Kementerian Koperasi Tahun 2025, yang berlangsung di Sylvia Hotel Labuan Bajo, Senin (08/12/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh para pengurus Koperasi Merah Putih dari desa dan kelurahan se-Kabupaten Manggarai Barat, asisten bisnis serta perwakilan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Bupati Edistasius Endi saat Foto Bersama dengan para peserta (Foto : Ertus Nakertranskop dan UKM)

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur serta ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir. Ia mengatakan bahwa menjadi pengurus koperasi menuntut dedikasi dan komitmen tinggi karena menyangkut kepentingan ekonomi masyarakat.

“Menjadi pengurus koperasi bukan urusan mudah. Tidak semua orang bersedia mendedikasikan dirinya untuk mengurus koperasi. Kalian adalah orang pertama yang bersedia meletakkan sejarah,” ujar Bupati Edi.

Bupati menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional di era Presiden Prabowo Subianto. Indonesia menargetkan masuk dalam tiga besar kekuatan ekonomi dunia pada tahun 2045, dan koperasi dipandang sebagai instrumen utama penggerak ekonomi rakyat.

Ia juga menyoroti maraknya praktik rentenir yang selama ini menggerogoti kesejahteraan masyarakat.

“Rentenir bergeliat di mana-mana menggerogoti ekonomi dan sosial rakyat. Rakyat tidak konsen bekerja karena membuka mata saja debt collector sudah di depan pintu,” tegasnya.

Bupati meminta para pengurus untuk mengelola modal awal koperasi secara produktif dan transparan, bukan konsumtif, sehingga dapat menghasilkan keuntungan dan mendorong pertumbuhan ekonomi anggota serta masyarakat sekitar.

“Cara berpikir kita tidak boleh konsumtif. Pengelola harus produktif agar menghasilkan laba dan menggerakkan ekonomi,” katanya.

Sementara itu dalam laporan singkatnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Kabupaten Manggarai Barat, Theresia P. Asmon menyampaikan bahwa total ada 338 orang peserta dari 169 desa/kelurahan. Tiap Desa/kelurahan mengutus 2 orang yang terdiri dari ketua Koperasi dan salah satu pengurus. Selain itu ada 16 Orang asisten bisnis yang mempunyai tugas pendampingan khusus untuk pengembangan bisnis koperasi terutama pengajuan proposal ke mitra KDKMP.

Para peserta akan di bagi dalam 2 ruangan kelas. Dan tiap kelas nantinya akan disajikan materi yang telah disiapkan oleh 5 orang narasumber yang merupakan praktisi bisnis dan praktisi koperasi.

Ditambahkan kadis Theresia bahwa output kegiatan ini adalah adanya peningkatan SDM Pengurus dalam merancang dan mengelola bisnis KDKMP.

“pelaksanaan kegiatan ini tentunya ouput yang diharapkan adalah adanya peningkatan SDM bagi para pengurus Koperasi dalam merancang dan mengelola bisnis KDKMP, “Tutupnya.

 

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments