Penulis : Sebinus dan Thildis Editor : Ferdy Jemaun
Labuan Bajo, InfoMabar,- Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi memberi perintah yang tegas kepada seluruh perangkat daerah, untuk bergerak cepat membuat rancangan, memanfaatkan Bantuan Tak Terduga dan Bantuan Presiden (BTT Banpres), agar rumah-rumah para korban bencana gempa di Mabar dapat segera diperbaiki, hingga suasana bisa kembali pulih.
Perintah tegas itu disampaikan Bupati Edi saat memimpin rapat bersama seluruh pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat, Selasa (01/9/2026) pagi.

Wakil Bupati Manggarai Barat dr. Yulianus Weng, Plh. Sekda Manggarai Barat, Pius Baut, para asisten dan Staf Shli Bupati, turut hadir dalam rapat itu.
Rapat tersebut membahas sejumlah agenda penting, terutama terkait pemanfaatan Belanja Tidak Terduga (BTT) dan Bantuan Presiden (Banpres).
Dalam arahannya, Bupati menyoroti lambatnya respon OPD terkait pemanfaatan bantuan tersebut. Ia juga mendorong seluruh jajaran pemerintah daerah agar segera bergerak dan memanfaatkan peluang dukungan bantuan yang tersedia bagi daerah.
Kehadiran pimpinan OPD pada rapat itu menjadi perhatian penting karena agenda yang dibahas membutuhkan langkah cepat dan koordinasi lintas perangkat daerah.
Bupati Edi mendorong seluruh jajaran pemerintah daerah agar segera bergerak dan memanfaatkan peluang dukungan bantuan yang tersedia bagi daerah dengan mengacu kepada regulasi yang ada.
Disampaikanya bahwa dirinya telah menerima informasi dari Menteri Dalam Negeri terkait bantuan tersebut. Informasi serupa, kata dia, juga telah diterima oleh Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur.
“Pak Mendagri kirim pesan dan berita, ternyata hal yang sama juga didapatkan oleh Pak Sekda Provinsi. Kita saja yang belum bergerak memanfaatkan ini,” ujar Bupati.
Menurut Bupati, pemerintah daerah perlu belajar dari pengalaman daerah lain agar tidak kehilangan kesempatan untuk memanfaatkan dukungan anggaran maupun bantuan yang telah tersedia.
Ia mencontohkan pengalaman yang terjadi di Tapanuli Selatan, di mana bantuan yang tersedia nyaris tidak dapat dimanfaatkan karena pemerintah daerah tidak segera bergerak.
“Pengalaman yang terjadi di Tapanuli Selatan nyaris saja uang bantuan tidak dimanfaatkan,” katanya.
Karena itu, Bupati meminta seluruh pimpinan OPD untuk serius menindaklanjuti informasi dan arahan tersebut. Koordinasi antarpimpinan perangkat daerah dinilai penting agar setiap peluang dukungan bagi masyarakat dapat dimanfaatkan secara optimal dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Setelah arahan Bupati, rapat kemudian dilanjutkan dan dipimpin oleh Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng. Pembahasan diarahkan pada langkah-langkah teknis dan tindak lanjut yang perlu dilakukan oleh masing-masing OPD.
Melalui rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menekankan pentingnya gerak cepat, koordinasi, serta kesiapan perangkat daerah dalam mengoptimalkan BTT dan bantuan yang tersedia untuk mendukung kebutuhan masyarakat.***



