Kamis, Juni 4, 2026
BerandaBerita TerkiniAksi Bersih Pantai dan Tanam Pohon, Warnai Pelaksanaan HUT Mabar Ke-23

Aksi Bersih Pantai dan Tanam Pohon, Warnai Pelaksanaan HUT Mabar Ke-23

Penulis : Gery Baha Editor : Ferdy Jemaun

Lauan Bajo, InfoMabar,- Perayaan ulang tahun Kabupaten Manggarai Barat ke-23, dilangsungkan di kawasan Pantai Gorontalo, tepatnya di belakang Sudamala Resort. Aksi bersih pantai dan penanaman pohon di area Pantai mewarnai pelaksanaan HUT itu.

Mengusung tema “Bersatu Untuk Bangkit, Bersinergi Untuk Semakin Mantap”, perayaan ulang tahun Manggarai Barat tahun ini hadir dengan nuansa berbeda: mengedepankan aksi nyata pelestarian lingkungan.

Aksi bersih setelah upacara di pantai Binongko. (Foto : Gery)

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, SE, dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan momentum HUT sebagai gerakan kolektif menjaga keberlanjutan alam.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan aksi bersih pantai dan penanaman pohon di area sempadan Pantai Gorontalo yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, aparatur sipil negara, TNI/Polri, pelaku usaha pariwisata, komunitas lingkungan, hingga generasi muda.

“Pada momentum peringatan hari jadi ke-23 ini, kita wujudkan secara nyata melalui penataan ruang publik berupa pembersihan area sempadan pantai sebagai ruang terbuka bersama serta penanaman pohon untuk menambah keasrian lingkungan. Sempadan pantai bukan sekadar batas daratan dan laut, tetapi wajah daerah kita, ruang hidup bersama yang mencerminkan kualitas peradaban kita,” tegas Bupati Edistasius Endi di hadapan ribuan peserta apel, pada Rabu (25/02/2026) pagi.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 600.11/889/SJ sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto. Gerakan ini bertujuan mewujudkan lingkungan yang aman melalui penataan berbasis mitigasi bencana, sehat dengan penguatan sanitasi dan akses air bersih, resik melalui pengelolaan sampah tertib, serta indah melalui penataan ruang publik dan estetika kawasan.

Bupati Edistasius mengingatkan bahwa gerakan lingkungan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata. “Gerakan Indonesia ASRI ini harus menjadi komitmen kolektif seluruh elemen di Kabupaten Manggarai Barat. Harus menjadi kebiasaan baru, harus menjadi budaya yang membumi dalam perilaku kita sehari-hari. Bukan hanya kebijakan pemerintah, tetapi kesadaran seluruh masyarakat. Mulai dari disiplin dalam pengelolaan sampah, pengendalian pembangunan berwawasan lingkungan, hingga partisipasi aktif menjaga kebersihan dan kelestarian pesisir serta laut kita,” imbuhnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Fransiskus Sales Sodo, saat menanam pohon di Pantai Gorontnalo. (Foto : Ferdy Jemaun)

Sebagai daerah yang ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Prioritas, Manggarai Barat memiliki tanggung jawab besar menjaga ekosistem laut dan daratan. Bupati menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh mengorbankan keberlanjutan, dan pertumbuhan ekonomi tidak boleh mengabaikan keseimbangan alam.

“Jika kesadaran ini tumbuh dan menjadi karakter bersama, maka Manggarai Barat tidak hanya dikenal sebagai daerah yang indah, tetapi juga sebagai daerah yang berbudaya lingkungan, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan aksi lingkungan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Para peserta terlihat semangat memungut sampah di sepanjang garis pantai dan menanam berbagai jenis pohon pesisir yang telah disiapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup setempat.

Pantai Gorontalo sendiri merupakan salah satu kawasan pesisir yang menjadi ikon Labuan Bajo dan kerap dikunjungi wisatawan. Penataan ruang terbuka di kawasan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan publik sekaligus memperkuat daya tarik wisata berbasis ekosistem.***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments