Home Berita Terkini Setelah Jadi PNS di Mabar, Peserta Lulus Latsar Jangan Harap Bisa Langsung...

Setelah Jadi PNS di Mabar, Peserta Lulus Latsar Jangan Harap Bisa Langsung Pindah

0
165
Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, saat menyampaikan sambutan. (Foto : Bion)
Penulis : Sebinus Abel 
Editor : Ferdy Jemaun

Labuan Bajo, InfoMabar,- Setelah dinyatakan lulus Pelatihan Dasar (Latsar), para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Manggarai Barat, jangan harap bisa langsung pindah tempat tugas, sesuai permintaan. Ketika sudah lulus di Manggarai Barat, maka mengabdilah sampai akhir.

Demikian penegasan Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, dalam sambutanya pada kegiatan Penutupan Latsar yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kantor Bupati Manggarai Barat, Senin (19/10/2026) pagi.

Wabup Yulianus (tengah) bersama unsur Forkopimda saat foto bersama peserta Latsar. (Foto : Bion)

“Jangan sampai setelah nanti jadi PNS, lalu berbondong-bondong bawa surat minta pindah. Saya ingatkan, jangan tiba-tiba satu bulan, satu minggu setelah dilantik sudah bawa orang tua, bawa alasan anak sakit, orang tua sakit untuk minta pindah,” tegas Wabup Yulianus.

Ditegaskanya bahwa jika permintaan untuk pindah dilayani, maka akan ada banyak tempat pelayanan pemerintah di Manggarai Barat yang jadi kosong. “Kantor-kantor, mulai dari desa hingga puskesmas, bisa kosong,” tegas Wabup.

Hal lain yang ditegaskan Wabup Yulianus dalam sambutanya pada kegiatan itu adalah bahwa Sertifikat Latsar adalah syarat mutlak pengangkatan menjadi PNS 100 persen.

Wabup juga meminta para CPNS untuk mengenal pimpinan daerahnya, pimpinan dalam satu organisasi perangkat daerah, hidup bermasyarakat dan bekerja sesuai aturan sebagai ASN Ber-AKHLAK.

“Kalian harus tahu siapa Bupati, Wakil Bupati, Sekda, dan Kepala Dinas tempat kalian kerja. Kerja baik, kerja benar, ikuti aturan. Jangan malas-malasan, jangan selingkuh, jaga nama baik. Kami tidak mau dengar ada CPNS yang masuk berita karena pelanggaran disiplin,” tutupnya.

Wabup Yulianus menyampaikan apresiasi kepada BPSDM Provinsi NTT, BKPSDM Manggarai Barat, para Widyaiswara, Para Mentor, Coach dan Penguji yang telah mendampingi peserta hingga tuntas.

“Latsar ini dibuka 3 Agustus dan hari ini 19 Oktober kita tutup. Terima kasih kepada BPSDM Provinsi yang memberi kesempatan agar pelaksanaan bisa dilakukan langsung di Manggarai Barat, tidak harus ke Kupang,” ujar Wabup Yulianus.

Kegiatan Latsar yang ditutup ini, telah berlangsung selama 67 hari kerja, terhitung  sejak 3 Agustus hingga 19 Oktober 2026 atau setara 647 jam Pelajaran. Kegiatan  ini diikuti oleh 318 orang CPNS formasi 2024.

Hadir dalam penutupan tersebut unsur Forkopimda, Pj. Sekda Manggarai Barat, Pius Baut, Plt. Kepala BPSDM Provinsi NTT Flavianus Dua, Kepala BKPSDM Manggarai Barat, Thomas Faran, para Widyaiswara, Kepala OPD, dan seluruh peserta.***