Penulis : Gonsalez dan Garry Editor : Ferdy Jemaun
Labuan Bajo, InfoMabar,- Pembangunan daerah yang tepat sasaran tidak bisa dilakukan tanpa dukungan data statistik yang akurat dan terintegrasi. Daya yang valid menjadi titik kunci dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah.
Penegasan ini disampaikan oleh Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, dalam sambutan pada peringatan Hari Statistik Nasional (HSN) Tahun 2026, yang berlangsung di Kampus Politeknik eLBajo Commodus, Labuan Bajo, Senin (28/09/2026).

Peringatan HSN tahun 2026 tingkat Kabupaten Manggarai Baray ini mengusung tema “Statistik Berkualitas untuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Dalam sambutannya, Wabup Yulianus mengaitkan pentingnya data dengan visi pembangunan Kabupaten Manggarai Barat, “MABAR BANGKIT MENUJU MABAR SEMAKIN MANTAP”. Menurutnya, data yang valid dan mutakhir, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, sangat dibutuhkan untuk memahami kondisi masyarakat, menetapkan prioritas, serta merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat. Hal ini sejalan dengan judul peringatan tahun ini bahwa data akurat adalah fondasi utama pembangunan di Mabar.
“Tanpa data, pembangunan hanya akan berjalan dalam kegelapan. Data harus dipertanggungjawabkan dan menjadi rujukan bersama. Kita sering mendengar istilah ‘Satu Data Indonesia’, namun kumpulan data tersebut bukan hanya sekadar kumpulan angka, melainkan fondasi bagi kebijakan yang efisien dan akuntabel,” ujar Wabup Yulianus.
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dalam penguatan data. Badan Pusat Statistik (BPS) berperan sebagai pembina data statistik, sementara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dituntut aktif menghasilkan data sektoral yang lengkap dan valid. Kolaborasi ini dinilai krusial agar data yang dihasilkan tidak tumpang tindih dan dapat diakses dengan mudah oleh publik.
Lebih lanjut, Wabup Yulianus mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang sedang berjalan. Ia meminta para pelaku usaha, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), untuk aktif berpartisipasi memberikan data yang benar. Data dari sensus ini akan menjadi potret utuh perekonomian daerah dan dasar perencanaan kebijakan ekonomi yang lebih baik.
“Kami juga mendorong digitalisasi data agar akses semakin cepat, transparan, dan mudah digunakan oleh semua pemangku kepentingan. Mari kita bangun komitmen bersama untuk mendukung pendataan BPS, karena data yang akurat adalah fondasi pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Peringatan HSN 2026 ini juga menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat untuk terus memperkuat kerja sama dengan BPS dan memperkuat forum data sektoral demi pembangunan daerah yang lebih maju dan sejahtera***



