Penulis : Sebinus Abel Editor : Ferdy Jemaun
Labuan Bajo, InfoMabar,- Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, menguji 12 orang Peserta Latsar CPNS Mabar, yang telah ditetapkan sebagai lulusan terbaik dengan predikat Sangat Memuaskan. Kepada 12 peserta ini, diajukan pertanyaan ringan, mulai dari nama pejabat di Mabar hingga pengetahuan umum.
Ada pemandangan menarik saat Penutupan Latsar CPNS Gelombang XVI Kabupaten Manggarai Barat tahun 2026, yang berlangsung di Aula Setda kantor Bupati Manggarai Barat Senin (19/10/2026) pagi.

Wakil Bupati Manggarai Barat dr. Yulianus Weng tidak langsung menutup acara Latsar CPNS, melainkan menguji langsung 12 peserta yang lulus dengan predikat Sangat Memuaskan.
Satu per satu, 12 peserta terbaik yang telah disebutkan namanya dipanggil naik ke panggung. Suasana yang awalnya formal seketika menjadi cair, penuh tawa, namun sarat pesan.
“Saya hanya ingin dengar suara kalian. Yang 12 orang ini tolong naik,” pinta Wabup sambil meminta protokol mengatur.
Pertanyaan pertama wabub Yulianus langsung menguji nasionalisme birokrasi kepada salah seorang peserta yang dipanggil untuk maju kedepan: “siapa nama Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat sekarang,” tanya Wabub Yulianus.
Peserta tersebut sempat gugup dan salah menyebut nama wakil bupati . Wabup pun berkelakar, “kalau nama pimpinan daerah saja tidak hafal, wajar kalau yang lain tidak hafal. Padahal kita yang akan angkat kalian jadi PNS,” ujarnya.
Wabub Yulianus kemudian mengajukan pertanyaan kepada peserta berikutnya, terkait siapa nama Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat saat ini, siapa nama Sekda sebelumnya yang kini menjadi Sekda Provinsi NTT, siapa nama Kepala BPSDM Provinsi NTT dan siapa nama Kepala BKPSDM Kabupaten Manggarai Barat.
Tidak berhenti di situ, Wabup Yulianus juga memberi kesempatan kepada unsur Forkopimda dan Penjabat Sekda Manggarai Barat untuk ikut menguji ke 12 peserta ini.
Perwakilan Kodim 1612/Manggarai Barat, Lanal Labuan Bajo, dan Polres Manggarai Barat yang hadir ikut melontarkan pertanyaan.
Peserta diuji mulai dari hal dasar hingga pengetahuan kewilayahan, seperti apa itu Ber-AKHLAK. Peserta menjawab dengan kompak: Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif. Tepuk tangan pun pecah.
Pertanyaan berikutnya terkait jumlah kecamatan di Manggarai Barat. Seorang peserta menjawab 12 dan berhasil menyebutkan satu per satu: Komodo, Sano Nggoang, Boleng, Lembor, Lembor Selatan, Kuwus, Kuwus Barat, Pacar, Macang Pacar, Ndoso, Welak, dan Mbeliling.
Pertanyaan lain yang cukup menarik perhatian adalah terkait di mana lokasi Kantor Polres, Kantor Kodim, dan kantor Lanal Labuan Bajo. Pertanyaan ini disambut gelak tawa karena menguji sejauh mana CPNS mengenal wilayah tugasnya.
Selain itu Peserta juga ditanya soal visi Manggarai Barat “Mabar Bangkit menuju Mabar seMakin Mantap”, jumlah misi, serta kepanjangan RPJMD dan periode RPJMD 2025-2030 yang baru dilantik 20 Februari 2025 di Istana Negara.
Ada juga pertanyaan kepada peserta yang diminta menyebutkan Pancasila dari belakang.
Wabup Yulianus menegaskan, ujian spontan ini bukan untuk mempermalukan, melainkan pengingat bahwa menjadi ASN tidak cukup hanya nilai akademik tinggi.
“Kalian boleh nilai sangat memuaskan di kertas, tapi kalau nama Bupati, nama Sekda, nama pimpinan OPD tempat kalian bekerja saja tidak tahu, bagaimana mau melayani masyarakat? Kalian ini hidup bermasyarakat, bukan hanya hidup di tempat kerja,” tegas Wabup.
Pj. Sekda Pius Baut dan Plt. Kepala BPSDM Provinsi NTT Flavianus Dua yang menyaksikan sesi tersebut mengapresiasi metode Wabup. Menurut mereka, ini menjadi evaluasi nyata bahwa habituasi dan pengenalan lingkungan kerja harus dimulai sekarang.
Acara yang awalnya tegang berubah menjadi penuh keakraban. 12 peserta terbaik tetap mendapatkan apresiasi, namun Wabup berpesan agar seluruh 318 alumni Latsar terus belajar.
“Perjalanan baru dimulai sekarang. Kerja baik, kerja benar, hafal pimpinan, hafal wilayah, dan hafal tugas,” tutup Wabup disambut tepuk tangan seluruh peserta.***


